|
Petugas keselamatan di China timur laut berusaha mengamankan 3.000 tong bahan kimia yang terbawa banjir masuk ke sebuah sungai utama negara itu, demikian kantor berita Xinhua.
Banjir besar menghanyutkan tong zat kimia dari dua tempat fasilitas penyimpanan masuk ke sungai Songhua di kota Jilin.
Sekitar 400 tong berhasil diambil dari delapan tempat pemantauan sungai. Kualitas air sudah diteliti dan sejauh ini sungai belum terkena pencemaran, demikian tambah kantor berita tersebut. Beberapa wilayah di China dihantam banjir dalam beberapa minggu belakangan, setelah curah hujan terlebat turun dalam beberapa dasawarsa terakhir.
Sementara itu di sebuah kota kecil bernama Kouqian, 30.000 orang dikatakan terjebak banjir setelah dua bendungan dan dua sungai meluap. Sungai Songhua adalah anak sungai terbesar dari sungai Heilongjiang di perbatasan China-Rusia.
Menurut kantor berita Xinhua sebenarnya jumlah keseluruhan tong zat kimia yang terhanyutkan banjir dan masuk sungai Songhua ada 7.000. Namun disebutkan bahwa 4.000 ribu di antaranya kosong, sedangkan 3.000 sisanya berisi zat kimia yang mudah terbakar.
Pasokan air ke kota dengan penduduk 4.5 juta orang sempat dihentikan dan penduduk sempat berebutan membeli air minum botolan. Tetapi Kamis pagi (29/7) pasokan air telah kembali normal. Kualitas air di sungai ini terus dipantau lewat tujuh tempat pemantauan yang ditetapkan pemerintah.
Banjir terburuk Banjir terburuk di China selama satu dekade menelan 1000 nyawa, sementara ribuan lainnya tinggal di tenda-tenda penampungan tanpa aliran listrik. Kantor pengawas banjir menyebutkan, sebanyak 928 orang tewas sejak musim hujan Mei sedangkan 477 lainnya hilang.
Hujan deras menimpa kawasan di tenggara, barat daya, dan timur laut negara hingga Kamis ini. Kantor berita Xinhua melaporkan, sekitar 30 ribu penduduk di kota Kouqian terjebak di rumah masing-masing setelah hujan deras mengguyur Provinsi Jilin, Rabu.
Air mulai merendam kota setelah bendungan Xingshan, Wende, dan Songhua tak sanggup menampung debit air dari luapan sejumlah sungai. Tim penyelamat bergerak cepat dengan mengirimkan perahu karet untuk menyelamatkan masyarakat ke tempat yang lebih tinggi.
AP-BBC | GLOBAL | BEIJING |