Puisi Rahmat Ridho E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by Redaksi Web   
Friday, 13 February 2009 22:12

Kasidah Ketabahan

Sekian lama embun bertahan di pucuk daun
kini terpelanting, pecah ke udara gelisah
beribu tahun penyair menanti makna puitik
setetes embun yang sanggup berembesan
kekeringan yang lama melanda di jiwa
tetap tabah, berharap air memercik di hati
mengalir harapan kehidupan menyadari
Seperangkat senyum selalu menggelantung
di awang-uwung, lempar ke padang gersang
kemarau kemarin masih sisakan jerit perih
kini makin pekikkan rasa yang ternyata
hanyut dalam kesedihan demi kesedihan
terseret duka lara sangat menyayat, betapa
penyair tetap tabah: kata berubah makna



Tarian Sembahayang

Seekor kupu-kupu dengan sayap bermotif cinta aisyah
sembahyang mengitari jagat perasaan yang tenang
Bunga kebaikan bermandikan
cahaya dhuha yang menari
di taman ibrahim

Seekor kupu-kupu menemukan isyarahnya
yang pasrah menjelang hinggap pada bunga
yang berkah itu, dinikahkan serbuk sari
doa-doa yang bertabur bagai mazmur
Dari luar pagar seorang lelaki yang pasti
mengintip geraknya, memahami senyum cahaya sebelum
kehidupan benar-benar milik sepasang pengantin
yang dirindukan hujan
Rahmat Ridho


Sibolga, di Hari Yang Fitri
kita seperti kehilangan alamat pulang
selalu kembali di jalan ini
bahkan setelah khutbah usai
kita bergegas menuntun tubuh kita
kembali ke muasal segala luka
ruang-ruang kerja
ruang-ruang yang kehilangan bahasa
ruang-ruang yang kehilangan rasa

Rumah Tanpa Dzikir

Kapan tak ada cinta mengalir
Dalam rumah tanpa dzikir
Ikhlaskan hatimu berwudhu
Biar laku mantap tawadu
Cinta bukanlah eros semata
Bukan cuma nafsu dan dusta
Tapi juga dzikir dan pikir
Maka rumah adalah surga
Tempat rahman dan rahim
Allah diparkir

Sebuah Peringatan

Kuberi kau jarak
Antara kenangan dan cinta
Antara maut dan syahwat
Kita meronta
Menerkam badai
Diterkam badai
Antara cinta dan syahwat
Mendekam harapan dan khianat
Kitapun gemetar. Kitapun gemetar
Di bibir surga dan neraka
Kita terkapar

 

Rahmat Ridho 

Comments (0)
Share